Kalbe Farma bermitra dengan perusahaan barang konsumsi untuk meningkatkan bisnis di Filipina | Healthcare Asia Magazine
, Indonesia
985 views
From Left to Right: Giovanni Ong, Board of Director Ecossential Foods Corporation, Michael Lu, Chairman of the Board Ecossential Foods Corporation, Michael Buyung Nugroho, DIC Kalbe International, Andi Chandra, Director of Kalbe International. /Kalbe Pharma

Kalbe Farma bermitra dengan perusahaan barang konsumsi untuk meningkatkan bisnis di Filipina

Hal ini menandai kerjasama usaha patungan dengan Ecossential Food Corp.

Kalbe Farma, perusahaan kesehatan yang berbasis di Indonesia, memperkuat pasar produk dan layanan kesehatan di Filipina menyusul penandatanganan kerjasama joint venture dengan perusahaan consumer goods Filipina.

Dalam sebuah pernyataan, Kalbe Farma menandatangani perjanjian dengan Ecossential Food Corporation untuk membentuk perusahaan patungan bernama Kalbe Ecossential International Incorporated, di mana Kalbe International akan memiliki 60% kepemilikan, sementara 40% lainnya dimiliki oleh Ecossential Food Corp.

Kalbe International akan mengambil tanggung jawab operasional sementara Ecossential Food Corp akan memberikan “dukungan pengawasan strategis yang diperlukan, pengetahuan akan pasar lokal, jaringan, dan infrastruktur.”

“Kalbe merupakan perusahaan kesehatan global asal Indonesia yang terus berinovasi dalam menyediakan produk dan layanan kesehatan yang berkualitas. Ia juga terus melebarkan sayapnya di pasar global dengan terus mengekspor produk unggulannya,” kata Vidjongtius, President Director PT Kalbe Farma.

Sementara itu, Director Kalbe International Michael Bujung melihat Filipina memiliki potensi untuk mengembangkan produk Kalbe, terutama untuk produk non-resep.

Follow the link for more news on

Radjak luncurkan unit cepat jantung dan stroke untuk tanggap darurat perkotaan

Model ini berpotensi diperluas ke jaringan rumah sakit urban seiring meningkatnya kebutuhan.

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

Hong Kong perluas jaringan layanan primer dalam dorongan reformasi kesehatan

Pusat kesehatan akan menyediakan skrining, pemeriksaan kesehatan, dan manajemen penyakit kronis.

Chang Gung Hospital bidik peningkatan pasien asal Filipina

Fokus pada layanan kanker dan bedah berteknologi tinggi.

Pilot medtech Singapura–Malaysia dinilai dapat menarik lebih banyak investasi regional

Namun partisipasi tetap bergantung pada peluang pasar dan permintaan produk.

HMI Medical bidik lebih banyak pasien luar negeri lewat penguatan operasi robotik

Mereka menargetkan pasien kelas menengah hingga atas yang mencari prosedur medis berteknologi tinggi.

A1 Health hentikan penggunaan anestesi desflurane di Indonesia

Langkah ini menurunkan emisi karbon di ruang operasi hingga 25%.

WA Health perluas sistem pesan digital untuk memperkuat respons darurat

Platform ini menggantikan pager, panggilan telepon, dan SMS untuk memangkas keterlambatan koordinasi.

AHCC perkuat layanan kanker lewat program Patient Advisor

Pendamping pasien membangun kepercayaan, menjelaskan prosedur, hingga memastikan tindak lanjut terapi.

Mayapada alokasikan 25% belanja modal untuk dorong transformasi kesehatan digital

Mereka menargetkan jumlah rumah sakit meningkat dua kali lipat menjadi 14 dalam 10 tahun.