Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium | Healthcare Asia Magazine
, Indonesia
1185 views
mayapadahospital.com

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

Mayapada Healthcare memulai inisiatif skala grup untuk mengurangi kesalahan yang terjadi sebelum sampel laboratorium dianalisis—tahap yang selama ini dikenal sebagai sumber paling sering munculnya error dalam proses diagnostik.

Program ini diawali dengan evaluasi lapangan di Mayapada Hospital Bogor, Jawa Barat, pada 20 November 2025 dan selanjutnya akan diperluas ke seluruh jaringan rumah sakit. Fokus utama berada pada proses pemesanan pemeriksaan, pengambilan sampel, serta penanganan spesimen sebelum analisis dilakukan, bukan pada penambahan alat baru.

“Tahap pra-analitik adalah fase paling krusial dalam layanan laboratorium, karena sebagian besar kesalahan diagnostik terjadi sebelum sampel dianalisis,” ujar Dennis Jacobus, Head of Mayapada Laboratory Network, kepada Healthcare Asia. “Prioritas kami adalah memastikan pasien memperoleh diagnosis yang akurat sejak awal, sehingga keputusan terapi dapat dibuat lebih cepat dan lebih presisi.”

Rumah sakit saat ini menghadapi tekanan untuk menghadirkan hasil pemeriksaan yang cepat sekaligus akurat, terutama ketika kompleksitas kasus pasien terus meningkat. Dalam pekerjaan laboratorium, sebagian besar kesalahan terjadi sebelum sampel masuk ke alat analisis, menjadikan tahap ini faktor penting dalam menjaga kualitas diagnosis.

Alih-alih menambah teknologi baru, Mayapada memilih menstandarkan langkah kerja dasar di seluruh rumah sakit. Standarisasi tersebut meliputi pelabelan sampel, penyimpanan, transportasi, hingga dokumentasi. Tujuannya adalah mengurangi perbedaan praktik antar lokasi sehingga hasil pemeriksaan menjadi lebih konsisten.

Dennis menjelaskan bahwa program ini mengacu pada praktik laboratorium internasional yang telah mapan. “Secara global, peningkatan kualitas laboratorium semakin diarahkan pada standardisasi proses pra-analitik berbasis panduan internasional,” katanya dalam jawaban tertulis. Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi variasi prosedur sekaligus menjaga mutu layanan secara merata di berbagai fasilitas.

Evaluasi di rumah sakit Bogor menjadi titik awal atau baseline. Temuan dari proses ini digunakan untuk membandingkan praktik antar lokasi dan menentukan area yang perlu diprioritaskan untuk perbaikan.

Mayapada juga menggunakan alat evaluasi digital untuk mencatat temuan dan mengubahnya menjadi data yang dapat dibandingkan antar rumah sakit. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi masalah yang tidak selalu terlihat melalui pemeriksaan rutin.

Menurut Dennis, evaluasi digital memungkinkan identifikasi kesenjangan secara lebih objektif serta memberikan rekomendasi perbaikan berbasis data.

Kemajuan program diukur melalui sejumlah indikator praktis, seperti berkurangnya kesalahan penanganan sampel, meningkatnya kepatuhan terhadap prosedur, waktu penyelesaian pemeriksaan yang lebih cepat, serta hasil laboratorium yang lebih andal.

Indikator-indikator tersebut ditinjau secara berkala untuk memastikan bahwa perubahan yang dilakukan benar-benar meningkatkan akurasi dan kualitas layanan.

Program ini juga menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Mayapada menjalankan pelatihan terstruktur, pendampingan langsung di lapangan, serta evaluasi berkala agar seluruh staf menerapkan prosedur yang sama di seluruh rumah sakit.

“Kami ingin memastikan seluruh tenaga kesehatan menerapkan panduan pra-analitik sesuai standar internasional,” kata Dennis, seraya menegaskan bahwa pasien seharusnya mendapatkan hasil pemeriksaan yang akurat di mana pun mereka menjalani layanan.

Hong Kong perkuat fokus pada pencegahan penyakit

Langkah ini memberikan hasil positif bagi sistem kesehatan kota tersebut.

Asia Tenggara hadapi ketimpangan akses urologi seiring permintaan melampaui ketersediaan spesialis

Beberapa rumah sakit kekurangan perawatan dan bahan habis pakai untuk prosedur tingkat lanjut.

NUH rombak alur kerja untuk kurangi penumpukan di Rumah Sakit

Rumah sakit ini telah memperluas layanan perawat serta pengambilan keputusan di garis depan.

Asian Hospital opens dedicated hernia clinic

Klinik ini menyasar kesenjangan penanganan di Metro Manila, di mana jumlah kasus jauh melampaui kapasitas bedah yang tersedia.

Hong Kong dorong transparansi harga, uji klinis, dan kapasitas bioteknologi

Enam dari 10 pasien menunda pengobatan akibat kecemasan soal biaya.

Rumah Sakit rombak layanan seiring pasien beralih ke aplikasi kesehatan

Tujuh dari delapan orang dewasa mencari informasi kesehatan sebelum menemui dokter.

Alexandra Hospital andalkan otomatisasi untuk rencana ekspansi

Teknologi dapat mendukung tugas-tugas nonklinis seperti logistik dan dokumentasi.

OUE Healthcare buka sleep lab swasta pertama di Singapura

Sekitar 30% orang dewasa mengalami sleep apnea obstruktif.

Pengembangan obat tradisional Tiongkok di Hong Kong bergantung pada perbaikan digital dan talenta

Kuota rawat jalan bersubsidi di CMHHK sudah terisi penuh pada bulan pertama pembukaannya.