Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium | Healthcare Asia Magazine
, Indonesia
1207 views
mayapadahospital.com

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

Mayapada Healthcare memulai inisiatif skala grup untuk mengurangi kesalahan yang terjadi sebelum sampel laboratorium dianalisis—tahap yang selama ini dikenal sebagai sumber paling sering munculnya error dalam proses diagnostik.

Program ini diawali dengan evaluasi lapangan di Mayapada Hospital Bogor, Jawa Barat, pada 20 November 2025 dan selanjutnya akan diperluas ke seluruh jaringan rumah sakit. Fokus utama berada pada proses pemesanan pemeriksaan, pengambilan sampel, serta penanganan spesimen sebelum analisis dilakukan, bukan pada penambahan alat baru.

“Tahap pra-analitik adalah fase paling krusial dalam layanan laboratorium, karena sebagian besar kesalahan diagnostik terjadi sebelum sampel dianalisis,” ujar Dennis Jacobus, Head of Mayapada Laboratory Network, kepada Healthcare Asia. “Prioritas kami adalah memastikan pasien memperoleh diagnosis yang akurat sejak awal, sehingga keputusan terapi dapat dibuat lebih cepat dan lebih presisi.”

Rumah sakit saat ini menghadapi tekanan untuk menghadirkan hasil pemeriksaan yang cepat sekaligus akurat, terutama ketika kompleksitas kasus pasien terus meningkat. Dalam pekerjaan laboratorium, sebagian besar kesalahan terjadi sebelum sampel masuk ke alat analisis, menjadikan tahap ini faktor penting dalam menjaga kualitas diagnosis.

Alih-alih menambah teknologi baru, Mayapada memilih menstandarkan langkah kerja dasar di seluruh rumah sakit. Standarisasi tersebut meliputi pelabelan sampel, penyimpanan, transportasi, hingga dokumentasi. Tujuannya adalah mengurangi perbedaan praktik antar lokasi sehingga hasil pemeriksaan menjadi lebih konsisten.

Dennis menjelaskan bahwa program ini mengacu pada praktik laboratorium internasional yang telah mapan. “Secara global, peningkatan kualitas laboratorium semakin diarahkan pada standardisasi proses pra-analitik berbasis panduan internasional,” katanya dalam jawaban tertulis. Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi variasi prosedur sekaligus menjaga mutu layanan secara merata di berbagai fasilitas.

Evaluasi di rumah sakit Bogor menjadi titik awal atau baseline. Temuan dari proses ini digunakan untuk membandingkan praktik antar lokasi dan menentukan area yang perlu diprioritaskan untuk perbaikan.

Mayapada juga menggunakan alat evaluasi digital untuk mencatat temuan dan mengubahnya menjadi data yang dapat dibandingkan antar rumah sakit. Pendekatan ini membantu mengidentifikasi masalah yang tidak selalu terlihat melalui pemeriksaan rutin.

Menurut Dennis, evaluasi digital memungkinkan identifikasi kesenjangan secara lebih objektif serta memberikan rekomendasi perbaikan berbasis data.

Kemajuan program diukur melalui sejumlah indikator praktis, seperti berkurangnya kesalahan penanganan sampel, meningkatnya kepatuhan terhadap prosedur, waktu penyelesaian pemeriksaan yang lebih cepat, serta hasil laboratorium yang lebih andal.

Indikator-indikator tersebut ditinjau secara berkala untuk memastikan bahwa perubahan yang dilakukan benar-benar meningkatkan akurasi dan kualitas layanan.

Program ini juga menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Mayapada menjalankan pelatihan terstruktur, pendampingan langsung di lapangan, serta evaluasi berkala agar seluruh staf menerapkan prosedur yang sama di seluruh rumah sakit.

“Kami ingin memastikan seluruh tenaga kesehatan menerapkan panduan pra-analitik sesuai standar internasional,” kata Dennis, seraya menegaskan bahwa pasien seharusnya mendapatkan hasil pemeriksaan yang akurat di mana pun mereka menjalani layanan.

Alat pemindaian jantung berbasis AI dari Singapura menuju uji coba lebih luas di rumah sakit

Peneliti kejar persetujuan klinis usai model catat akurasi lebih dari 90% dalam berbagai studi.

Sektor bioteknologi India perlu tingkatkan riset orisinal demi dorong inovasi

Innovation pipeline-nya telah tumbuh menjadi lebih dari 2.

China dorong brain-computer interface menuju penggunaan komersial

Pendanaan BCI tembus US$1 miliar lewat 64 kesepakatan pada semester pertama.

CMUH patok harga robot perawat di bawah biaya perawat

Sistem yang dikembangkan rumah sakit ini dirancang untuk terintegrasi dengan alur kerja klinis.

Rumah sakit temukan efisiensi lewat tugas rutin

Penyedia layanan melihat keuntungan pada operasional back-office.

Indonesia andalkan regulasi stem cell untuk tingkatkan layanan longevity

Klinik, resor, dan pengembang properti muncul sebagai adopter awal.

Hong Kong perkuat fokus pada pencegahan penyakit

Langkah ini memberikan hasil positif bagi sistem kesehatan kota tersebut.

Asia Tenggara hadapi ketimpangan akses urologi seiring permintaan melampaui ketersediaan spesialis

Beberapa rumah sakit kekurangan perawatan dan bahan habis pakai untuk prosedur tingkat lanjut.

NUH rombak alur kerja untuk kurangi penumpukan di Rumah Sakit

Rumah sakit ini telah memperluas layanan perawat serta pengambilan keputusan di garis depan.

Asian Hospital opens dedicated hernia clinic

Klinik ini menyasar kesenjangan penanganan di Metro Manila, di mana jumlah kasus jauh melampaui kapasitas bedah yang tersedia.