Jalur baru bagi dokter di Hong Kong berpotensi dorong inovasi | Healthcare Asia Magazine
, Hong Kong
3997 views
Photo from Envato

Jalur baru bagi dokter di Hong Kong berpotensi dorong inovasi

Hal ini juga berpotensi semakin membebani sumber daya dalam jangka pendek.

Hong Kong meluncurkan jalur ganda bagi dokter yang memungkinkan mereka membagi waktu antara merawat pasien, mengajar, dan melakukan penelitian. Skema ini diharapkan mampu menutup kekurangan tenaga medis yang kian mendesak sekaligus mendorong inovasi medis.

Menteri Kesehatan Lo Chung-mau mengatakan kepada Healthcare Asia bahwa program ini bertujuan menumbuhkan lebih banyak talenta medis sekaligus mendorong rumah sakit mengintegrasikan praktik klinis dengan pengembangan akademik. “Pekerjaan klinis seorang dokter tidak bisa dipisahkan dari pengajaran dan penelitian. Pengalaman klinis juga dapat diterjemahkan menjadi studi-studi baru,” ujarnya melalui email.

Program ini diluncurkan pada akhir tahun lalu dengan dukungan dana riset kesehatan publik, termasuk alokasi khusus untuk penelitian penyakit menular. Dokter yang diterima dalam jalur ini akan mendapat waktu khusus untuk mengerjakan penelitian di University of Hong Kong atau Chinese University of Hong Kong, sembari tetap menjalankan tugas klinis di rumah sakit publik.

Meski diharapkan dapat memperkuat kapasitas medis kota dalam jangka panjang, para pakar menilai inisiatif ini juga berpotensi menambah beban sumber daya yang sudah terbatas dalam jangka pendek. Pemerintah memperkirakan Hong Kong akan menghadapi kekurangan lebih dari 1.500 dokter pada 2030.

“Dengan kewajiban meluangkan setidaknya 30% waktu untuk mengajar dan meneliti, otomatis waktu dokter di rumah sakit akan berkurang,” ujar Shin Thant Aung, Direktur di YCP Solidiance, melalui Microsoft Teams. Ia menambahkan, rumah sakit juga perlu mengantisipasi kenaikan gaji serta biaya administrasi pada tahap awal, sebelum dana riset dan perekrutan tenaga medis dari luar negeri bisa membantu meringankan tekanan finansial.

Untuk meminimalisasi dampak tersebut, Otoritas Rumah Sakit akan menerapkan program secara bertahap, bukan langsung melibatkan semua dokter yang memenuhi syarat. “Perlu keseimbangan antara layanan klinis dan komitmen akademik,” kata Aung.

Menurut Dicky Chow, Kepala Bidang Kesehatan dan Inovasi Sosial di Our Hong Kong Foundation, rumah sakit juga harus menyesuaikan alokasi staf dan cara menilai kinerja ketika model jalur ganda diterapkan. “Mereka perlu melampaui fokus semata pada hasil pasien,” ujarnya via Zoom. Ia menambahkan, rumah sakit bisa memperoleh lebih banyak pendanaan jika penelitian terhubung erat dengan operasional, sambil membentuk tim administrasi khusus untuk mendukung dokter. Penilaian kinerja, menurutnya, sebaiknya memberi penghargaan atas kontribusi klinis maupun akademis.

Chow juga menekankan perlunya revisi kurikulum pendidikan kedokteran agar pelatihan riset lebih terintegrasi. “Kecuali mahasiswa memilih jalur tersebut, mereka tidak dibekali keterampilan riset yang esensial. Kurikulum yang direvisi akan lebih mendukung model jalur ganda ini,” jelasnya.

Lo menegaskan pemerintah akan memantau pelaksanaan program sebelum memutuskan apakah akan diperluas ke lebih banyak rumah sakit dan spesialisasi. “Kami akan terus meninjau langkah ini,” ujarnya.

Namun, para pakar masih berhati-hati jika pendekatan serupa diterapkan pada profesi kesehatan lain. Aung menilai model ini kurang cocok bagi perawat, karena beban kerja mereka menyisakan sedikit ruang untuk penelitian.

Meski begitu, Chow menyebut sudah ada upaya kecil di bidang keperawatan dan profesi kesehatan terkait. “Dalam jangka panjang, ada potensi jelas bagi mereka untuk ikut jalur ganda. Dengan bekerja sama dengan universitas, model ini bisa dikembangkan lebih jauh,” katanya.

Follow the link s for more news on

Alat pemindaian jantung berbasis AI dari Singapura menuju uji coba lebih luas di rumah sakit

Peneliti kejar persetujuan klinis usai model catat akurasi lebih dari 90% dalam berbagai studi.

Sektor bioteknologi India perlu tingkatkan riset orisinal demi dorong inovasi

Innovation pipeline-nya telah tumbuh menjadi lebih dari 2.

China dorong brain-computer interface menuju penggunaan komersial

Pendanaan BCI tembus US$1 miliar lewat 64 kesepakatan pada semester pertama.

CMUH patok harga robot perawat di bawah biaya perawat

Sistem yang dikembangkan rumah sakit ini dirancang untuk terintegrasi dengan alur kerja klinis.

Rumah sakit temukan efisiensi lewat tugas rutin

Penyedia layanan melihat keuntungan pada operasional back-office.

Indonesia andalkan regulasi stem cell untuk tingkatkan layanan longevity

Klinik, resor, dan pengembang properti muncul sebagai adopter awal.

Hong Kong perkuat fokus pada pencegahan penyakit

Langkah ini memberikan hasil positif bagi sistem kesehatan kota tersebut.

Asia Tenggara hadapi ketimpangan akses urologi seiring permintaan melampaui ketersediaan spesialis

Beberapa rumah sakit kekurangan perawatan dan bahan habis pakai untuk prosedur tingkat lanjut.

NUH rombak alur kerja untuk kurangi penumpukan di Rumah Sakit

Rumah sakit ini telah memperluas layanan perawat serta pengambilan keputusan di garis depan.

Asian Hospital opens dedicated hernia clinic

Klinik ini menyasar kesenjangan penanganan di Metro Manila, di mana jumlah kasus jauh melampaui kapasitas bedah yang tersedia.