Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak | Healthcare Asia Magazine
, Cambodia
405 views
CT Scanner photo from Angkor Hospital for Children

Angkor Hospital merencanakan pusat trauma untuk anak-anak

Fasilitas ini akan memiliki ICU, ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah.

Angkor Hospital for Children (AHC) yang berbasis di Siem Reap berencana untuk mendirikan Trauma and Critical Care Centre di Kamboja, di mana sebagian besar anak tinggal di daerah pedesaan dengan akses terbatas ke perawatan intensif.

Pusat ini akan mencakup empat area kunci, yaitu unit perawatan intensif pediatrik (ICU), ruang gawat darurat, ruang operasi, dan bangsal bedah, kata CEO dan Direktur Rumah Sakit Ngoun Chanpheaktra kepada Healthcare Asia.

“Ini akan didukung oleh tim gizi, fisioterapi, dan pekerjaan sosial medis kami,” katanya. “Ini juga termasuk ahli bedah spesialis, ahli anestesi, dan perawat ruang operasi.”

AHC, yang memberikan perawatan spesialis untuk anak-anak Kamboja dengan kondisi jangka panjang, langka, dan akut, akan memberikan pelatihan perawatan darurat di pusat ini sebagai upaya untuk mengurangi salah satu penyebab utama kematian di negara Asia Tenggara tersebut yaitu kecelakaan lalu lintas, tambah Pheaktra.

Dia  mengatakan bahwa tenaga kesehatan harus memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengurangi jumlah anak yang meninggal akibat cedera traumatis dan berbagai penyakit.

“Selain melatih staf kami dalam keterampilan ini, kami juga akan melatih mahasiswa dan tenaga kesehatan masyarakat dalam perawatan darurat,” tambahnya.

Pheaktra juga menjelaskan rencana untuk melengkapi pusat tersebut dengan teknologi medis modern, termasuk mesin cangkok kulit yang digunakan dalam bedah.

 

Mesin tersebut membantu menerapkan cangkok, yang melibatkan transplantasi kulit dari satu bagian tubuh pasien ke area lain yang rusak akibat luka bakar, trauma, infeksi, atau bedah.

Pusat ini juga akan dilengkapi dengan mesin C-arm, perangkat pencitraan canggih berbasis teknologi sinar-X yang memungkinkan posisi pasien yang fleksibel.

Pheaktra, yang telah menjadi dokter anak di AHC sejak didirikan pada 1999, juga berencana mengintegrasikan peralatan medis lainnya ke dalam pusat tersebut, seperti pemindai CT, mesin sinar-X mobile, sistoskop, dan bronkoskop.

“Peralatan ini akan memungkinkan kami untuk dengan cepat, akurat, dan terampil mendiagnosis dan mengobati anak-anak dengan berbagai cedera dan penyakit yang rumit,” katanya.

Sebagai organisasi kesehatan nirlaba, rumah sakit bergantung pada inisiatif penggalangan dana lokal untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang, kata Pheaktra.

“Dua tahun yang lalu, kami meluncurkan sistem kontribusi pasien bagi keluarga yang mampu memberikan biaya kecil untuk perawatan anak mereka,” ujarnya. “Ini sangat berhasil dalam memberikan kami sumber pendapatan yang andal dan stabil.”

Hal ini juga berlaku untuk Trauma and Critical Care Centre yang akan datang, di mana AHC akan meluncurkan inisiatif penggalangan dana baru pada November untuk mengamankan dana. “Ini untuk memastikan kami memiliki semua elemen yang kami butuhkan untuk terus memberikan perawatan ini dalam jangka panjang,” kata Pheaktra.

 

Follow the link s for more news on

Radjak luncurkan unit cepat jantung dan stroke untuk tanggap darurat perkotaan

Model ini berpotensi diperluas ke jaringan rumah sakit urban seiring meningkatnya kebutuhan.

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

Hong Kong perluas jaringan layanan primer dalam dorongan reformasi kesehatan

Pusat kesehatan akan menyediakan skrining, pemeriksaan kesehatan, dan manajemen penyakit kronis.

Chang Gung Hospital bidik peningkatan pasien asal Filipina

Fokus pada layanan kanker dan bedah berteknologi tinggi.

Pilot medtech Singapura–Malaysia dinilai dapat menarik lebih banyak investasi regional

Namun partisipasi tetap bergantung pada peluang pasar dan permintaan produk.

HMI Medical bidik lebih banyak pasien luar negeri lewat penguatan operasi robotik

Mereka menargetkan pasien kelas menengah hingga atas yang mencari prosedur medis berteknologi tinggi.

A1 Health hentikan penggunaan anestesi desflurane di Indonesia

Langkah ini menurunkan emisi karbon di ruang operasi hingga 25%.

WA Health perluas sistem pesan digital untuk memperkuat respons darurat

Platform ini menggantikan pager, panggilan telepon, dan SMS untuk memangkas keterlambatan koordinasi.

AHCC perkuat layanan kanker lewat program Patient Advisor

Pendamping pasien membangun kepercayaan, menjelaskan prosedur, hingga memastikan tindak lanjut terapi.

Mayapada alokasikan 25% belanja modal untuk dorong transformasi kesehatan digital

Mereka menargetkan jumlah rumah sakit meningkat dua kali lipat menjadi 14 dalam 10 tahun.