Mandaya Royal Hospital Puri mendapatkan dua penghargaan utama dalam Healthcare Asia Awards | Healthcare Asia Magazine
, Indonesia
3162 views

Mandaya Royal Hospital Puri mendapatkan dua penghargaan utama dalam Healthcare Asia Awards

Rumah sakit itu memenangkan CEO of the Year  dan Hospital of the Year  membuktikan mereka pelopor dalam industri ini.

Mandaya Royal Hospital (Mandaya) dibangun dengan konsep mengutamakan pengalaman yang luar biasa bagi pasien dan keluarganya serta didukung oleh teknologi medis terkini seperti kedokteran nuklir, dan kedokteran onkologi.

Atas berbagai pencapaiannya, Mandaya dianugerahi dua penghargaan utama dalam Healthcare Asia Awards yang baru saja ditutup: penghargaan CEO of the Year dan Hospital of the Year.

Dengan tema Mengenali Inisiatif Pelopor di Sektor Kesehatan, program penghargaan ini bertujuan untuk menghormati rumah sakit, klinik, dan penyedia layanan kesehatan lainnya yang telah mengatasi tantangan dan memberikan dampak luar biasa pada pasien mereka, terutama di tengah gangguan besar yang disebabkan oleh Pandemi covid-19.

Perpaduan antara pengalaman yang luar biasa, teknologi medis terkini dan arsitektur interior yang nyaman menjadikan Mandaya sebagai rumah sakit yang ditunjuk Kementerian Kesehatan RI sebagai rumah sakit percontohan dan rujukan bagi rumah sakit pemerintah.

Tidak hanya diakui Kementerian Kesehatan dan Pariwisata Indonesia, Mandaya Royal Hospital juga menerima kunjungan kenegaraan dari Kerajaan Belanda.

Beberapa proyek yang telah dijalankan antara lain program Romantic Couple Dining untuk pasien bersalin Mandaya, yaitu makan malam romantis antara ayah dan ibu setelah melahirkan.

Proyek kedua adalah membuat Klinik Tiroid terintegrasi yang membantu pasien mendapatkan diagnosis dalam satu kali kunjungan. Hal ini dimungkinkan melalui tim lengkap yang terdiri dari dokter spesialis, ahli endokrinologi, ahli bedah onkologi, spesialis nuklir, spesialis nutrisi, dan spesialis patologi anatomi.

Proyek ketiga merupakan kebanggaan Mandaya Royal Hospital, di mana  rumah sakit ini menghadikanr beberapa gerai restoran dan minuman di dalam area rumah sakit. Ada masakan Asia, Jepang, Barat dan Cina, yang membuatnya luar biasa. Pasien dapat memesan dari kamar dan langsung memasukkan detail tagihan pasien.

Inisiatif ini tidak akan mungkin terwujud tanpa bimbingan dan kepemimpinan dari CEOnya, Dr Ben Widaja.

Dr Ben Widaja, MBChB (UK) adalah CEO/President Director Mandaya Hospital Group yang mengelola dua rumah sakit, Mandaya Royal Hospital Puri dan Mandaya Hospital Karawang, dan saat ini mengawasi pengembangan greenfield dari rumah sakit lain, Mandaya Royal Hospital Antasari, Jakarta.

Memiliki pengalaman 10 tahun dalam pengobatan klinis dan manajemen kesehatan, Dr Ben Widaja berpengalaman tidak hanya dalam manajemen rumah sakit pada aspek strategis dan operasional tetapi juga dalam investasi dan pengembangan rumah sakit greenfield.

Di bawah kepemimpinan Dr Ben Widaja, Mandaya Royal Hospital Puri (MRHP) berubah dari tim yang terdiri dari kurang dari 50 karyawan menjadi lebih dari 650 karyawan dalam setahun.

Strategi rekrutmen dokter Dr Widaja memungkinkan MRHP sekarang memiliki lebih dari 160 Dokter Spesialis dan Subspesialis, termasuk beberapa Profesor, dari lebih dari 70 spesialisasi yang berbeda.

Pengembangan dan penyampaian “Konsep Pengalaman Pasien dan Keluarga” Mandaya telah menjadi prioritas utama Dr Ben Widaja.

Dr Widaja telah memainkan peran penting dalam pesatnya pertumbuhan dan kesuksesan Rumah Sakit Mandaya Royal Puri, yang dianggap jauh melampaui proyeksi pertumbuhan normal Rumah Sakit khas Indonesia.

Dalam pemberian penghargaan ini, dewan juri mempertimbangkan tiga capaian utama.

Pertama adalah berhasil memimpin pengembangan MRHP dari proyek greenfield menjadi rumah sakit terkenal secara nasional dengan talenta terbaik, termasuk 160+ konsultan dari 60+ spesialisasi, dalam satu tahun.

Kedua, rumah sakit juga mencapai pertumbuhan pesat dalam jumlah pasien dan pendapatan, mencapai EBITDA dan laba bersih positif dalam 5 dan 13 bulan operasi rumah sakit.

Ketiga, juga mempertimbangkan bahwa MRHP meraih beberapa penghargaan dari berbagai lembaga pemberi penghargaan, dan dipilih sebagai rumah sakit tujuan terbaik oleh pemerintah.

Follow the link for more news on

Radjak luncurkan unit cepat jantung dan stroke untuk tanggap darurat perkotaan

Model ini berpotensi diperluas ke jaringan rumah sakit urban seiring meningkatnya kebutuhan.

Mayapada fokus kurangi kesalahan awal proses laboratorium

Mereka menargetkan hasil pemeriksaan yang lebih konsisten di seluruh jaringan rumah sakit.

Hong Kong perluas jaringan layanan primer dalam dorongan reformasi kesehatan

Pusat kesehatan akan menyediakan skrining, pemeriksaan kesehatan, dan manajemen penyakit kronis.

Chang Gung Hospital bidik peningkatan pasien asal Filipina

Fokus pada layanan kanker dan bedah berteknologi tinggi.

Pilot medtech Singapura–Malaysia dinilai dapat menarik lebih banyak investasi regional

Namun partisipasi tetap bergantung pada peluang pasar dan permintaan produk.

HMI Medical bidik lebih banyak pasien luar negeri lewat penguatan operasi robotik

Mereka menargetkan pasien kelas menengah hingga atas yang mencari prosedur medis berteknologi tinggi.

A1 Health hentikan penggunaan anestesi desflurane di Indonesia

Langkah ini menurunkan emisi karbon di ruang operasi hingga 25%.

WA Health perluas sistem pesan digital untuk memperkuat respons darurat

Platform ini menggantikan pager, panggilan telepon, dan SMS untuk memangkas keterlambatan koordinasi.

AHCC perkuat layanan kanker lewat program Patient Advisor

Pendamping pasien membangun kepercayaan, menjelaskan prosedur, hingga memastikan tindak lanjut terapi.

Mayapada alokasikan 25% belanja modal untuk dorong transformasi kesehatan digital

Mereka menargetkan jumlah rumah sakit meningkat dua kali lipat menjadi 14 dalam 10 tahun.