Australia invests $48.1m in Royal Flying Doctor Service | Healthcare Asia Magazine
, Australia
175 views
Photo from Envato

Australia invests $48.1m in Royal Flying Doctor Service

It will expand on the RFDS’s primary care, mental health, and dental services.

The Australian Government has announced a $48.1m (A$74.8m) investment to support the Royal Flying Doctor Service (RFDS) over the next three years.

The funding will enable the RFDS to expand its primary care, mental health, and dental services to reach more Australians in remote areas.

Moreover, the government and RFDS have formalised their collaboration with a long-term strategic partnership agreement extending until the 2031–32 financial year.

The investment follows the $642.4m (A$1b) government commitment to the RFDS over 10 years (2024–25 to 2031–32).

A$1 = $0.64

 

Follow the link for more news on

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.