South Korea and China eye stronger cooperation in healthcare | Healthcare Asia Magazine
, APAC
Photo from Ashkan Forouzani on Unsplash

South Korea and China eye stronger cooperation in healthcare

The two countries also discussed a joint response to global public health crises.

South Korea’s Park Minsoo, 2nd Vice Minister of the Ministry of Health and Welfare, and China’s National Health Commission Vice Minister, Wang Hesheng have discussed ways to strengthen healthcare cooperation, including joint response to global public health crises.

Both sides have agreed to actively take part in discussions and take shared positions on current issues at the World Health Organization (WHO) level, including discussions on the Pandemic Treaty.

Meanwhile, Park has proposed the regular implementation of exchange programs and cooperation between the countries for rapid and effective response to infectious diseases and disasters.

ALSO READ: South Korea and Saudi Arabia announced partnership to boost medical personnel training

In response, Wang welcomed the proposal by emphasising the importance of both countries’ roles in building global health governance.

 

 

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.