Teknologi wearable menjadi sahabat baru jantung anda | Healthcare Asia Magazine
, APAC
556 views
Photo from Envato

Teknologi wearable menjadi sahabat baru jantung anda

Sebuah klinik spesialis di Singapura menggunakan tambalan Holter untuk mengurangi pertemuan tatap muka.

Monitor jantung wearable diperkirakan akan menjadi terobosan besar, terutama di negara-negara seperti Singapura, di mana kekurangan tenaga kesehatan berdampak pada layanan perawatan jantung.

“Mereka dapat secara kontinu mengukur tekanan darah dan detak jantung, lalu mengirimkan data kembali ke sistem,” kata Chan Po Fun, konsultan kardiologi di Cardiac Care Partners, Mount Elizabeth Medical Centre, kepada Healthcare Asia. “Ini akan mengurangi kebutuhan perawat untuk secara manual mencatat tekanan darah selama pemeriksaan rutin.”

Pasar global untuk smartwatch dengan monitor kesehatan diproyeksikan tumbuh sebesar 11,3% per tahun, mencapai $100,8 miliar pada 2030 dari 2024, menurut laporan Research and Markets.

Chan mencatat bahwa di Cardiac Care Partners, mereka menggunakan tambalan Holter untuk mendeteksi kelainan jantung sedini mungkin. “Perangkat ini tidak memerlukan kabel listrik dan memungkinkan pasien bergerak bebas. Kebutuhan untuk pertemuan tatap muka pun berkurang.”

Laporan Philips 2024 Health Index menemukan bahwa 75% pemimpin di bidang kardiologi di seluruh dunia menganggap kekurangan tenaga kerja telah berdampak pada layanan pasien, mendorong pencarian solusi yang lebih canggih. Hal ini juga terjadi di kawasan Asia-Pasifik, di mana kekhawatiran utama adalah keterlambatan dalam perawatan, ujar Mark Burby, wakil presiden Health Systems Philips untuk kawasan tersebut melalui jawaban tertulis.

“[Para ahli jantung] semakin mengandalkan pemantauan pasien jarak jauh, perawatan virtual, AI, dan otomatisasi,” katanya.

Lebih lanjut, Burby mengatakan generative AI atau genAI dapat meningkatkan perawatan preventif untuk penyakit kardiovaskular. “Dengan menggabungkan wawasan yang dapat ditindaklanjuti dari GenAI dengan analitik prediktif dan rekam medis pasien, klinisi dapat mencapai prediksi penyakit yang lebih akurat.”

Ia menambahkan bahwa Singapura diperkirakan akan semakin banyak mengadopsi teknologi ini, dengan 89% pemimpin layanan kesehatan di negara tersebut telah berinvestasi atau berencana berinvestasi dalam GenAI dalam 12 bulan ke depan, angka yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 62%.

Burby menekankan bahwa lingkungan yang kondusif diperlukan untuk memastikan adopsi teknologi ini, termasuk peningkatan layanan kesehatan jantung dan memastikan aksesibilitasnya. “Kita perlu bersama-sama menciptakan peluang untuk mentransformasi cara perawatan diberikan dan dialami dengan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Burby juga mengatakan Philips telah bermitra dengan SingHealth, grup layanan kesehatan publik terbesar di Singapura, dalam proyek elektrokardiogram (ECG) untuk memudahkan tenaga kesehatan mengakses data ECG pasien di seluruh jaringannya. “Ini meningkatkan alur kerja dan memperbaiki layanan perawatan bagi pasien penyakit kardiovaskular.”

Chan mengatakan bahwa penyedia layanan kesehatan dan ahli teknologi harus bekerja sama untuk menyederhanakan proses perawatan jantung. “Segala sesuatu yang bisa diotomatisasi harus diotomatisasi,” katanya. “Ini akan membebaskan tenaga kerja untuk fokus pada tugas-tugas yang belum dapat dilakukan oleh mesin.”

“Di sektor layanan kesehatan, kami selalu mencari cara untuk mengurangi beban kerja atau meningkatkan kapasitas setiap anggota tim,” tambahnya.

Follow the link s for more news on

Hong Kong perkuat fokus pada pencegahan penyakit

Langkah ini memberikan hasil positif bagi sistem kesehatan kota tersebut.

Asia Tenggara hadapi ketimpangan akses urologi seiring permintaan melampaui ketersediaan spesialis

Beberapa rumah sakit kekurangan perawatan dan bahan habis pakai untuk prosedur tingkat lanjut.

NUH rombak alur kerja untuk kurangi penumpukan di Rumah Sakit

Rumah sakit ini telah memperluas layanan perawat serta pengambilan keputusan di garis depan.

Asian Hospital opens dedicated hernia clinic

Klinik ini menyasar kesenjangan penanganan di Metro Manila, di mana jumlah kasus jauh melampaui kapasitas bedah yang tersedia.

Hong Kong dorong transparansi harga, uji klinis, dan kapasitas bioteknologi

Enam dari 10 pasien menunda pengobatan akibat kecemasan soal biaya.

Rumah Sakit rombak layanan seiring pasien beralih ke aplikasi kesehatan

Tujuh dari delapan orang dewasa mencari informasi kesehatan sebelum menemui dokter.

Alexandra Hospital andalkan otomatisasi untuk rencana ekspansi

Teknologi dapat mendukung tugas-tugas nonklinis seperti logistik dan dokumentasi.

OUE Healthcare buka sleep lab swasta pertama di Singapura

Sekitar 30% orang dewasa mengalami sleep apnea obstruktif.

Pengembangan obat tradisional Tiongkok di Hong Kong bergantung pada perbaikan digital dan talenta

Kuota rawat jalan bersubsidi di CMHHK sudah terisi penuh pada bulan pertama pembukaannya.