APAC to face 11.1% medical trend increase in 2025: report | Healthcare Asia Magazine
, APAC
171 views
Photo from Envato

APAC to face 11.1% medical trend increase in 2025: report

It will see the second-highest medical trend rate increase, after the Middle East and Africa.

The Asia Pacific (APAC) region’s medical trends are projected to see an 11.1% increase in 2025, according to an Aon plc. report.

The report revealed that APAC is expected to experience the second highest year-over-year medical trend rate increase, behind the Middle East and Africa.

The rise is attributed to a higher incidence of cancer and chronic conditions post-pandemic, said Alan Oates, head of global benefits for Asia Pacific at Aon.

Moreover, factors such as prescription and speciality medications, medical technology innovations, and geopolitical events are driving medical trend rates in the region.

Emotional health support, wellbeing initiatives, and plan enhancements are also contributing to the upward trend.

Follow the link s for more news on

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.