NTUH restarts physical exchange programme with Mongolia | Healthcare Asia Magazine
, Taiwan
/Unsplash

NTUH restarts physical exchange programme with Mongolia

Mongolian physicians went to the Taiwan hospital for one-month training.

The National Taiwan University Hospital (NTUH) restarted its physical medical exchange programme with Mongolia this year.

In a statement, NTUH said four Mongolian physicians came to NTUH for a one-month training programme. 

From September 11 to September 17, 2023, the physicians visited four hospitals: The First Central Hospital, the Second State Central Hospital, The Third State Central Hospital, and the National Cancer Center.

"Together, they organized academic seminars and provided specialized clinical guidance tailored to the needs of each hospital," read the statement.

NTUH doctors were also invited to give lectures at healthcare conferences in Mongolia.

Plans for next year's exchanges have been set, further strengthening clinical and academic exchanges between Taiwan and Mongolia

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.