APAC poised to drive sleep apnea device market growth: report | Healthcare Asia Magazine
, APAC
Photo from Envato

APAC poised to drive sleep apnea device market growth: report

A key driver includes the expansion of leading players into emerging markets such as India and Australia.

The Asia-Pacific (APAC) region is anticipated to offer growth opportunities for the market over the next five to 10 years, according to a MarketsandMarkets report.

This is attributed to a rise in cases of comorbidities such as diabetes and cardiovascular diseases, as well as the growing awareness of sleep apnea, leading to higher diagnosis rates.

Moreover, the market is further driven by the expansion of leading players into emerging markets such as India, Australia, UAE, and Saudi Arabia.

“Increased investments and funding are fostering innovations in CPAP devices and diagnostics, improving patient compliance and accessibility to advanced solutions,” the report said.

Overall, the global market for sleep apnea devices is projected to grow to $9.3b by 2029 at a compound annual growth rate (CAGR) of 7.3%.

 

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.