Multi-cancer screening in APAC gains momentum amidst economic growth | Healthcare Asia Magazine
, APAC
Photo from Leohoho on Unsplash

Multi-cancer screening in APAC gains momentum amidst economic growth

The global market for multi-cancer screening is expected to reach $2.72b by 2030.

Asia-Pacific’s (APAC) economic growth has accelerated the deployment of multi-cancer screening technologies, according to a report by 360iResearch.

The report revealed that China’s economic incline has created a surge in healthcare spending, particularly on AI adoption and genetic testing innovations under the Healthy China 2030 plan.

Meanwhile, Japan’s healthcare strategy prioritises multi-cancer screening for early detection efforts.

ALSO READ: NUH to establish health centre for early cancer detection in 2025

Moreover, India is in the early stages of adopting the technology with its government initiatives such as the National Cancer Screening Program.

According to the report, multi-cancer screening utilises advances in liquid biopsies, genetic testing, and artificial intelligence (AI)  to facilitate timely and more effective treatment paths.

Its global market is expected to reach $2.72b at a compound annual growth rate (CAGR) of 9.9% by 2030.

 

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.