Mount Alvernia Hospital boosts digitalisation efforts | Healthcare Asia Magazine
, Singapore
Photo from Mount Alvernia Hospital

Mount Alvernia Hospital boosts digitalisation efforts

The hospital has 12 pre-existing applications for staff and visitors.

Singapore's Mount Alvernia Hospital signed a deal with US-based development platform OutSystems for the improvement of the hospital’s in-house digitisation efforts.

Mount Alvernia Hospital has 12 pre-existing applications for first-rate user experiences for its staff and visitors to support the delivery of a "more holistic healthcare system." 

Some of its applications include the Staff Health System, Doctors Directory, Medical Records Tracking, and Electronic Meal Ordering. Several of them have been beneficial during the pandemic.

ALSO READ: St Vincent’s Hospital Melbourne conducts first-ever clinical trials for personalised multiple myeloma treatments

Currently, Mount Alvernia Hospital has been developing its Connect Application, which helps to engage both doctors and patients in an automatic process, from paperwork to insurance claims. The programme is expected to be in use in Q1 2024.

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.