APAC cybersecurity frameworks not fully adapted in remote care monitoring | Healthcare Asia Magazine
, APAC

APAC cybersecurity frameworks not fully adapted in remote care monitoring

L.E.K Consulting said there is a lack of harmonisation in developed markets.

Existing cybersecurity frameworks in APAC region are not fully adapted to various remote care monitoring (RCM) solutions and lack harmonization (or cross-recognition) across jurisdictions, said L.E.K. Consulting in a study.

"The data security protections are not well-established, and there are challenges with enforcement compared to more developed markets in Europe and America," read the report, in part.

Moreover, there is a pressing need for APAC to tailor existing healthcare and cybersecurity frameworks to support RCM.

The measures of remote and software medical devices are not as strict as that of standard hardware medical devices, raising the potential risk of data breaches. 

What's more, data transfer is generally allowed with consent and sufficient cybersecurity protection established while data storage is allowed beyond hospitals in most countries, expect for China.

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.