South Korea opens first theranostics center | Healthcare Asia Magazine
, South Korea
Photo from Asan Center Medical

South Korea opens first theranostics center

Asan Medical Center leads the expansion and research of cancer-treating radiopharmaceuticals.

South Korea's Asan Medical Center (AMC) started fully operating the country’s first-ever Theranostics Center, which will expand technology and treatment of neuroendocrine tumours and prostate cancer, specifically with therapeutic radiopharmaceuticals.

Rooted in the words “therapy” and “diagnosis," Theranostics is the technology of diagnosing and treating cancer through radiopharmaceuticals. They are seen as an effective treatment against cancer, due to fewer side effects and immediate attachment to cancer cells.

ALSO READ: Twin Towers Medical Centre opens mobile clinic for Malaysia’s industry workers

Currently, a therapeutic radiopharmaceutical for neuroendocrine tumours is approved in Korea, whilst a similar treatment for prostate cancer is pending approval. Asan Medical Center is involved in the global clinical trials for radiopharmaceuticals.

The World Health Organization recorded more than 10 million new cases of cancer globally in 2020, with more than 10 million cancer-related deaths.

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.