South Korea revises healthcare data standards for interoperability | Healthcare Asia Magazine
, South Korea
132 views

South Korea revises healthcare data standards for interoperability

It will promote interoperability of data in its healthcare systems.

South Korean government said it revised its standards for healthcare data to promote interoperability of its healthcare institutions.

Here are the revisions:

Firstly, the core information including patients, medical institutions, and medical services were classified into 77 data elements under 14 data classes, and defined the value sets* for each element to assign “Core data for interoperability, KR CDI”.

Core data for interoperability, KR CDI define the standards of key medical data that are essential in the interoperability of healthcare data in Korea among medical institutions, public organizations, the private sector, and patients.

The “Standards on the Exchange of Core Data for Interoperability” lists specific standards for technical exchange methods, including data format and standards to allow “Core data for interoperability, KR CDI” to be exchanged based on HL7 FHIR*.

Shim Eun-hye Director of the Division of Healthcare Data Development at the Ministry of Health and Welfare said they improved standard ecosystems to enhance their residents’ access to medical services.

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.