IHH net income down 51% YoY in Q2 | Healthcare Asia Magazine
, Singapore
115 views

IHH net income down 51% YoY in Q2

The decline was driven by foreign exchange losses amidst Turkish Lira devaluation.

SGX-listed firm IHH Healthcare reported a net income of $88m (RM301.8m), 51% lower year-on-year in the second quarter (Q2) in 2023 from Q2 2022.  

It was driven by foreign exchange losses following the Turkish Lira’s devaluation in June 2023.

The group revenue grew 7% YoY, with more patients coming in and higher revenue intensity across markets. EBITDA also grew 3% mainly on the higher revenue.

The net operating income, which reflects the Group’s core performance, was steady, declining 1% on higher net finance costs.

In the first half of 2023, the revenue and EBITDA also posted growth with 15% and 9%, respectively.

The Board of Directors have declared an interim cash dividend of 3.5 sen per ordinary share for the financial year ending 31 December 2023 to be paid on 27 October 2023 to shareholders.
 

Follow the link for more news on

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.