Livingstone Health posted $3m net profit due to higher patient volume | Healthcare Asia Magazine

Livingstone Health posted $3m net profit due to higher patient volume

This is a shift from the firm’s net loss of $16.8m in 2021.

Amidst a rise in patient volume and reopening of borders, Singapore-based healthcare group, Livingstone Health Holdings Limited, recorded a $3m net profit in the fiscal year of 2022, compared to a net loss of $16.8m in 2021.

In a company announcement, Livingstone Health said its revenue also grew by 41% to $34.1m, which ended 31 March this year, compared to $24.3m for 15 months that ended 31 March 2021.

Its revenue growth came after there were higher contributions from its segments and the hiring of new doctors as well as adding new specialisations.

The segments include anesthesiology and pain management segment added a doctor whilst patient volume in the aesthetics and wellness segment increased following the easing of pandemic-related restrictions.

The firm’s expenses for employee benefits and medical supplies increased 49% to $17.5m and 59% to $6.8m.

Follow the link for more news on

EMC Healthcare dan InterSystems akan meluncurkan sistem rekam medis elektronik canggih di Indonesia

Sistem ini dilengkapi dengan dokumentasi otomatis dan kode berbasis AI.

Rumah sakit swasta di Filipina diminta berhati-hati akan pengeluaran

Klaim layanan kesehatan di negara ini diperkirakan meningkat 21% tahun ini.

KTPH melacak pasien dan peralatan secara real-time

Rumah sakit milik negara Singapura ini juga berencana menggunakan gelang RFID pasif untuk melacak lokasi pasien.

Sistem otomatis mengangkut instrumen bedah di Singapura

Sistem ini mengirimkan instrumen siap pakai langsung ke meja operasi.

Island Hospital menggunakan rehabilitasi berbasis data untuk mempercepat pemulihan

Teknologi ini menyesuaikan latihan pasien dan memberikan feedback secara real-time.

Rumah Sakit didesak menutup kesenjangan dalam layanan kesehatan perempuan

Investasi yang lebih baik dalam kesehatan perempuan dapat meningkatkan perekonomian global sebesar USD 1 triliun per tahun pada 2040.

NUHCS melatih lebih banyak ahli bedah untuk implantasi katup jantung yang kurang invasif

TAVI menargetkan kondisi yang sering dimulai dengan murmur jantung.