IHH Healthcare andalkan saham fortis untuk ekspansi di India
Perusahaan berencana menambah 2.000 tempat tidur hingga 2028.
IHH Healthcare Berhad memanfaatkan peningkatan kepemilikan sahamnya di Fortis Healthcare Ltd. untuk mempercepat ekspansinya di India, dengan target menjadi salah satu dari tiga penyedia layanan kesehatan swasta terbesar di negara tersebut serta mencapai margin laba sekitar 25% dari operasi lokalnya.
Grup rumah sakit yang berbasis di Kuala Lumpur ini menyelesaikan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) pada Desember 2025, yang setelahnya kepemilikan sahamnya di Fortis mencapai 31,17% dan 62,73% di Fortis Malar Hospitals Ltd.
IHH, yang memiliki lebih dari 5.000 tempat tidur di 35 rumah sakit di 11 negara bagian India, merupakan pemegang saham terbesar di perusahaan India yang tercatat di bursa tersebut, memberinya kendali yang lebih besar atas operasional dan rencana pertumbuhan.
"Strategi kami adalah secara bertahap mengonsolidasikan dan meningkatkan kepemilikan saham kami di Fortis sebagai platform pertumbuhan kami," kata Ashok Pandit, group chief corporate officer IHH, kepada Healthcare Asia.
"Setelah penyelesaian penawaran terbuka (open offer) Fortis, kami memperkirakan margin akan semakin menguat, mencapai tingkat rata-rata pasar sekitar 25% untuk aset-aset yang sebanding," katanya dalam jawaban tertulis melalui email.
India menyumbang $185,4 juta (RM723 juta) terhadap laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) IHH pada 2024, naik dari $153,8 juta (RM600 juta) pada tahun sebelumnya.
Meski lebih kecil dibandingkan pasar-pasar seperti Singapura, Malaysia, dan Turki, populasi India yang besar, pendapatan yang terus meningkat, cakupan asuransi kesehatan yang semakin luas, serta ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang masih rendah, menjadikan India sebagai prioritas bagi IHH.
Perusahaan berencana menambah 2.000 tempat tidur rumah sakit hingga 2028, dengan berfokus baik pada fasilitas-fasilitas yang sudah ada dan hampir mencapai kapasitas penuh, maupun proyek-proyek baru di kota-kota besar dan kota-kota yang lebih kecil, kata Pandit.
Pembukaan yang akan datang mencakup rumah sakit berkapasitas 200 tempat tidur di Greater Noida serta rumah sakit berkapasitas 550 tempat tidur di Lucknow, berdasarkan kesepakatan dengan Ekana Sportz City Pvt. Ltd.
IHH juga terus memperluas inisiatif digitalnya, kata Pandit. Fortis Healthcare bekerja sama dengan Virtuleap, Inc. untuk mengintegrasikan realitas virtual (virtual reality) ke dalam terapi kognitif, sementara Gleneagles Hospital Chennai telah bermitra dengan Vellore Institute of Technology dalam bidang neurosains berbasis AI untuk epilepsi dan neuro-onkologi.
Sementara itu, Fortis Memorial Research Institute tengah menguji coba "FortisTR," sebuah aplikasi pemantauan pasien yang menggunakan perangkat wearable untuk memberi peringatan kepada tim perawatan secara real-time, tambahnya.